Tuesday, October 6, 2015

Petani China dan Helikopter Ciptaannya Sendiri

Petani ini memanfaatkan besi bekas untuk membuat helikopter dan... dia mengaku dapat mengangkat rongsokan itu 4 meter dari tanah


  • Petani bernama, Li Housheng, 52 tahun, dari desa Ganzhou di Miluo, China, berhasil membuat helikopter hasil kerajinan tangannya sendiri.
  • Dia membuat dua mesin baling-baling untuk helikopter dari bekas mesin pembajak
  • Kerangkanya dibuat dari besi dan stainless steel; baling-balingnya hasil pengelasan sendiri
  • Ketika uji coba, Li mengaku pesawatnya mampu terbang 4 meter dari permukaan tanah

Teman-temannya mengejeknya dan mengatakan bahwa helikopternya tak akan lepas landas.
Tetapi di raup mukanya tidak ada keraguan, petani Li Housheng, 52 tahun, ini akhirnya bisa menerbangkan helikopter buatan karyanya sendiri.

Dia memulai dengan membuat baling-baling di garasi rumahnya di desa Ganzhou, Baitang, Miluo, China tahun kemarin (2014), menggunakan motor pembajak sawah. Kerangkanya dibuat dari besi dan stainless steel kemudian rotor/baling-balingnya diambilkan dari mesin bekas pembajak sawah. Helikopternya kini sudah selesai uji terbang dan bisa terbang 4 meter dari atas permukaan tanah.

Inspirasi: Petani Li Housheng memeriksa mesin helikopter ciptaannya di desa Ganzhou, Baitang, China. Dia mengatakan mempu terbang 4 meter dari permukaan tanah

Siap terbang: Dia mengenalkan helikopter ini pada rekannya. Di usianya 52 tahun dia berhasil meraih impiannya untuk menciptakan helikopter

Inovasi: Dia menggunakan bekas motor pembajak sawah untuk membuat handmade helikopter, termasuk joystick dan pegangan rem

Mimpinya: Proyek helikopternya ini membuat bangga dalam dirinya sekaligus mewujudkan impiannya.
Kecepatan helikopter: Spidometer dari mesin pembajaknya pun itu berfungsi juga di helikopter ciptaannya ini.


Modifikasi: Di sini dia mulai membangun bagian per bagian dari barang-barang bekas pertaniannya untuk menciptakan helikopter


Itulah cerita inspiratif dari petani China. Semoga menginspirasi Anda semua...

No comments:

Post a Comment