Mengenal Hari Nasional Taiwan 10-10
Hari Nasional Dobel Ten, (dalam Inggris, Double Tenth), merupakan hari Nasional Taiwan dan RRC. Pada tahun ini (2015), hari Nasional Dobel Ten jatuh di hari Sabtu, 10-10-2015, menyebabkan Taiwan memiliki 13 hari libur nasional, dan bisa menjadi 29 hari libur, termasuk akhir pekan.
Setiap tahun tanggal 10 Oktober diperingati sebagai hari jadi Taiwan atau Republik China.
Sejarah mencatat, 10 Oktober 1911 adalah hari dimulainya Pemberontakan Wuhan, Provinsi Hubei. Peristiwa itu juga dikenal sebagai Revolusi Xinhai (Hsinhai), Revolusi 1911, atau Revolusi China. Sebuah peristiwa yang mengarah pada runtuhnya Kekaisaran Qing di Tiongkok
Setelah melepaskan diri dari pengaruh Dinasti Ming yang kian melemah, Aisin Gioro Nurhachi (Pinyin: 爱新觉罗努尔哈赤努) menyatukan kelompok-kelompok suku Jurchen (sebutan sebelum diubah menjadi Manchu) dan mendirikan dinasti Jin akhir (Hou Jin) pada tahun 1609 di yang sekarang adalah wilayah timur laut Tiongkok. Nurhachi menjadi Kaisar dan Khan dari Negara Jin sampai ia meninggal setelah terluka dalam peperangan dengan dinasti Ming yang dipimpin jendral Yuan Chonghuan. Anaknya yang ke-empat Huangtaiji naik tahta menjadi Khan agung negara Jin yang baru (setelah diisukan menyingkirkan saudara-saudaranya yang layak menjadi kandidat Khan). Huangtaiji mengubah nama negaranya dari 'Jin' (secara harfiah berarti emas) menjadi 'Qing' (secara harfiah artinya murni) sehingga naman negaranya Kekaisaran Agung Qing (Hanzi: 大清帝国/大清帝國; Pinyin: dàqīng diguó) dan juga nama bangsanya dari Jurchen menjadi Manchu.
Kala itu, Dinasti Qing dianggap gagal mengembalikan kejayaan China. Bahkan, justru tunduk kepada kekuatan-kekuatan asing , Barat maupun Jepang. Sementara rakyat dibiarkan melarat dan menderita, realitas itu lah yang membuat Sun Yat-sen -- pemimpin Aliansi Kaum Revolusioner China (Tongmenghui) -- dan para pejuang lain melancarkan perlawanan untuk mengakhiri kekuasaan para kaisar.
Setelah kekaisaran berakhir, lahir lah Republik China lahir pada 1 Januari 1912. Namun, hanya di bagian selatan. Bagian utara masih dikendalikan panglima keamanan Dinasti Qin, Yuan Shih Kai.
Akhirnya Yuan Shih Kai bernegosiasi dengan Sun Yat Sen agar selatan dan utara bergabung. Syaratnya, sang mantan panglima diangkat menjadi presiden. Kesepakatan pun terjalin.
Pada 12 Februari 1912 kaisar terakhir Dinasti Qin Pu Yi turun tahta dan Yuan Shih Kai menjadi presiden Republik China.
Setelahnya, pergolakan terjadi di Tiongkok, antara kekuatan nasionalis pimpinan Jenderal Chiang Kai-sek dan kubu Komunis pimpinan Mao Zedong.
Akibat dari perang saudara tersebut, Pemerintah Republik China kehilangan kontrol atas Daratan China dan pindah ke Pulau Taiwan pada Desember 1949. Dunia mengenal negara tersebut sebagai Republic of China. Sementara negara berhaluan komunis didirikan di Tiongkok.
Hari Nasional 10 Oktober juga diperingati di RRC, termasuk di Hong Kong dan Makau. Pada tahun 2010 silam, hari istimewa itu jatuh pada tanggal 'cantik': 10-10-10.



No comments:
Post a Comment